RAPAT TEKNIS & KOMISI RENCANA PEMBANGUNAN PEMBNAGKITAN LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) SUMSEL 1 KAPASITAS 2X3 MW DAN PASILITAS PENDUKUNGNYA PT SHENHUA GUOHUA LION POWER INDONESI KABUPATEN MUARA ENIM, SUMATERA SELATAN

DSCN3922

PT Shenhua Gouhua Lion Power Indonesia telah memiliki izin dari Bupati Muara Enim Nomor : 837/KPTS/BPMPT/2016 Tanggal 12 Oktober 2016 tentang Pemberian Izin Lokasi untuk pembangunan PLTU Mulut Tambang Sumsel-1 atas nama PT Shenhua Gouhua Lion Power Indonesia terletak di Desa Tanjung Menang dan Desa Air Cekdam Kecamatan Rambang Dangku, Desa Belimbing dan Desa Belimbing Jaya Kecamatan Belimbing Kabupaten Mura Enim. Luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan PLTU Sumsel-1 dan fasilitas pendukung lainnya diperkirakan ± 88,12 hektar yaitu areal PLTU seluas 75,40 hektar untuk perkantoran dan mess seluas 5,0 hektar dan fasilitas landfill seluas 25,72 hektar. Kebutuhan bahan bakar batubara diperkirakan 472 ton/jam berasal dari PT Lion Power Energi (PLTU Mulut Tambang). Sehubungan dengan hal tersebut PT Shenhua Gouhua Lion Power Indonesia sedang dalam proses penyusunan AMDAL.   RAPAT TEKNIS  : Penilaian Dokumen ANDAL dan RKL-RPL Kegiatan Pembangunan PLTU SUMSEL-1 dengan Kapasitas 2 X 300 MW dan Fasilitas Pendukung Lainnya oleh PT Shenhua Gouhua Lion Power Indonesia di Kecamatan Belimbing dan Kecamatan Rambang Dangku, yang dihadiri oleh Tim Teknis Komisi Penilai AMDAL Kabupaten Muara Enim (dinas/instansi terkait) dan Pemrakarsa TANGGAL 20 DESEMBER 2016

 Liu Lin  Penyusun  Pakar/Ahli

 Suasana Rapat Teknis

 Suasana Rapat Teknis

 Suasana Rapat Teknis

RAPAT KOMISI  :

Liu lin

penyusun

Dinas/instansi

FOTO SUASANA RAPAT

FOTO SUASANA RAPAT

FOTO SUASANA RAPAT

Saran/masukan dan tanggapan wakil masyarakat pada Rapat Komisi antara lain :

  1. Penerimaan tenaga kerja agar mengutamakan tenaga kerja lokal yang terkena rencana lokasi kegiatan skill maupun un skill pada tahap konstruksi, operasi, pasca operasi berkoordinasi dengan Pemerintah Desa, Kecamatan setempat dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muara Enim serta melaporkan tenaga kerja asing.
  2. Dalam pelaksanaan kegiatan agar PT SGLPI senantiasa berkoordinasi dengan aparat Pemerintah Desa/Kecamatan, Tripika, BPD serta melibatkan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat setempat dan Dinas/Instansi terkait.
  3. PT SGLPI dalam menggunakan/memanfaatkan jalan eks-pertamina agar berkoordinasi dengan PT Pertamina EP serta memperbaiki kerusakan jalan sehingga tidak mengganggu akses masyarakat untuk keluar masuk ke kebun.
  4. PT SGLPI maupun subkontraktornya agar memperhatikan dan tidak menggangu fauna/hewan langka yang ada disekitar lokasi kegiatan berikut habitatnya antara lain Pelanduk, Kancil, Landak, Trenggiling, Kijang, Rusa dan lain-lain sehingga terhindar dari kepunahan.
  5. PT SGLPI agar memperhatikan dan memelihara sungai-sungai maupun anak sungai yang terkena rencana kegiatan karena merupakan sumber air bagi masyarakat sekitar (tidak mengganggu sempadan sungai 100 m sungai besar dan 50 m sungai kecil).

Diharapkan dapat memberikan manfaat antara lain : pengembangan sumberdaya listrik mulut tambang akan lebih menjamin keberlangsungan dari operasional PLTU mengingat besarnya cadangan batubara di Kabupaten Muara Enim. Memacu pertumbuhan pembangunan dan ekonomi di Kabupaten Muara Enim melalui konstribusi peningkatan asli daerah (PAD) sebagai salah satu modal untuk pembangunan daerah.